Kamis, 22 Agustus 2013

tentang luka



Tentang luka
Kau datang dengan sinar penuh harapan
Bagai pelangi memberi kejutan kepada sang hujan
Perlahan... mendung itu pun pergi
Memanggil sang mentari
          Luka di lubuk hati ini bahkan tak kuingat
          Aku bahkan tersenyum cukup dengan senyummu
          Dunia bahkan terlihat lebih indah
          Persis ketika aku belum mengenal luka
Namun saat kulihat punggungmu menjauh
Tak ada lagi yang dapat kulihat, kudengar
Irama langkahmu memelan lalu menghilang
Seketika aku lumpuh, berkedip pun begitu berat
          Kau menghapus luka, menukarnya dengan derita
          Menjauh dan tak menolehku
          Lalu, bagaimanakah dengan aku?
          Akankah aku terus membisu dan terpaku menantimu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar