Selasa, 25 Juni 2013

SEMU



Sengaja hari ini aku bangun lebih pagi. Aku berusaha membangun semangatku untuk menyambut awal kisah baru. Aku tidak terlalu yakin hari ini aku bisa berhenti memikirkannya atau sekedar membayangkan dirinya. Tapi aku sudah bertekad. Aku kelilingi kompleks rumah sebagai pilihan track joggingku pagi ini.
“10 menit! Hari ini untuk 10 menit aku akan berhenti memikirkanmu” gumamku mantap pada diriku sendiri. Kemudian aku berlari sekencang-kencangnya, bukan sekedar jogging lagi. Lari begitu kencang dalam 10 menit tanpa henti cukup membantu otakku untuk berhenti sejenak memikirkan tentangnya.
“Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Ok guys, i would like to introduce my self, my complete name is Cantika lintang, and you can call me Tika, i was born in Bandung, 3th july 1993,  and now i’m 18 years old,  i live at Sarmabanjar steet. well, i think enough, thankyou and wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh”
Begitulah caraku memperkenalkan diriku di sekolah baruku. Ya, aku adalah seorang yang baru menjadi mahasiswi di sebuah universitas di kotaku, ITB . Aku baru saja melewati  masa-masa remajaku yang... ehm.. aku bingung mengartikannya. Kenangan tentang sebuah kata yang sangat tidak mudah diartikan. CINTA, begitulah kita biasa menyebutnya.
Dimulai ketika aku baru mendaftar di sebuah SMA yang cukup dekat dengan rumahku. Pagi itu aku berangkat lebih awal bersama beberapa teman SMP-ku.
“Ka,, keliling yuk,, cuci mata cari cowok ganteng” ajak Firna temanku
“Boleh, daripada diem disini terus, jenuh juga lama-lama” akupun menyetujuinya